fadhianisa.pratiwi10's blog

mencari dan memberi yang terbaik

Sosok Pekerja Keras itu Ku Panggil Ayah

September16

Nama   : Fadhianisa Pratiwi

NIM    : I34100028

Laskar : 11

Sosok Pekerja Keras itu Ku Panggil Ayah

Profesi ayahku sekarang adalah sebagai wirausaha yang bekerja dibidang desaign grafis dan percetakan.Dulu ayahku sempat bekerja di beberapa perusahaan, dan ayahku pun pernah bekerja di hotel hingga akhirnya sekarang menjadi pengusaha di bidang desaign grafis dan percetakan. Ayahku dulunya lulusan di UNPAD sastra inggris D3. Bagiku beliau adalah panutan bagiku. Semangat beliau untuk menghidupi keluarga ku sungguh sangat besar.

Ayahku sosok yang pekerja keras dan tidak pernah mengeluh dalam suasana apapun. Ayahku selalu bersyukur, dan tidak pernah putus asa jika mengalami kegagalan. Karir pertama ayahku yaitu menjadi pegawai di perusahaan swasta, tapi itu semua tidak berlangsung lama karena ayahku kurang merasa nyaman bekerja disana. Ayahku memang tidak terlalu berbakat bekerja di perusahaan karena bagiku ayahku memang lebih berminat berbisnis.

Ayahku juga sempat bekerja di salah satu Hotel di Bandung. Ketika ayahku bekerja disana, aku masih berumur tiga tahun. Tempat tinggalku di Karawang, sedangkan ayahku bekerja dibandung, hal tersebut membuat ayahku jarang tinggal di rumah. Ayahku seminggu sekali pulang ke Karawang, sehingga waktu ku untuk bertemu ayahku pun sangatlah minim.

Ayahku sangatlah pekerja keras, hingga akhirnya suatu hari ayahku dapat amanat dari Boss nya untuk menghadiri acara yang diadakan oleh hotel tersebut. Ayahku mendapat doorprize dan penghargaan berlibur ke Australia.

Suatu hari ayahku resend dari hotel tersebut, karena ayahku ingin tinggal di Karawang bersama aku dan ibuku. Ayahku pun membuka usaha sorum mobil, tetapi itu tidak bertahan lama, karena ayahku ditipu oleh beberapa orang yang tidak bertanggung jawab. Setelah kejadian itu, ayahku tidak merasa putus asa atau bahkan dendam kepada orang-orang yang tidak bertanggung jawab itu. Ayahku justru lebih semangat lagi, beliau membuka usaha dari nol lagi dengan membuka percetakan dan desaign grafis. Alhamdulillah dengan usaha percetakan itu ayahku bisa membiayai aku dan adikku hingga seperti sekarang

Ayahku selalu berkata: ‘ Kamu harus bekerja keras, tidak boleh mengeluh, tetap bersyukur, dan selalu mendekatkan diri pada Allah”. Sungguh Ayah sosok pribadi yang sangat aku banggakan .

posted under Academic | 1 Comment »

Unforgetable moment in My Life

September14

Unforgetable Moment in My Life

Nama : Fadhianisa P

NIM: I34100028

Laskar: 11

Saya bersekolah di salah satu sekolah negeri di Karawang. Ketika saya kelas 1 SMA salah seorang guru saya menawarkan kepada murid-murid kelas satu untuk mengikuti tes pertukaran pelajar yang diadakan oleh Yayasan Bina Antar Budaya yang bekerja sama langsung dengan AFS yang berkedudukan di New York. Orang tua saya ketika itu memberikan amanat kepada saya untuk berpartisipasi mengikuti program itu.

Awalnya saya sempat tidak mau mengikuti seleksi program tes pertukaran pelajar itu. Karena awalnya saya berpikir syarat-syarat yang harus dipenuhi untuk mengikuti itu sangat repot, tapi disisi lain saya berpikir orang tua saya sangat berharap saya dapat mengikuti tes seleksi itu. Akhirnya saya putuskan untuk mengikuti tes seleksi itu. Di kelas saya cukup lumayan yang mengikuti seleksi itu.

Hari seleksi pun tiba, seleksi pertama yaitu seleksi tulis tentang ilmu pengetahuan sosial juga bahasa inggris, dan mengarang. Saya dapat melanjutkan ke tes kedua jika tes pertama saya lulus. Kira-kira ada sekitar 200 siswa-siswi dari berbagai sekolah di karawang yang mengikuti seleksi pertama ini. Alhamdulilah saya lulus dengan mendapatkan ranking 55, walaupun mungkin rankingnya tidak terlalu bagus, tapi saya tetap bersyukur bisa melanjutkan ke seleksi tahap dua.

Dua minggu kemudian, dilaksanakanlah seleksi kedua. Seleksi kedua ini mengenai tes wawancara kepribadian dan wawancara bahasa inggris. Juri-juri di tahap seleksi kedua ini diantaranya : guru, dokter, bahkan psikolog, ataupun returnee. Ketika nama saya dipanggil untuk memasuki ruangan, sungguh perasaan saya tidak karuan. Saya dicecari beberapa pertanyaan. Di seleksi ini sungguh saya sangat bersyukur karena saya dapat mendapatkan ranking 1, sungguh tidak saya sangka. Ketika itu orang tua saya sangat bahagia sekali, dan saya pun begitu melihat orang tua saya bahagia sungguh sangat membuat saya tidak bisa berkata-kata. Saya pun melanjutkan seleksi tahap ketiga.

Dua minggu kemudian saya mengikuti tes seleksi tahap ketiga. Tahap ketiga ini meliputi tes dinamika kelompok. Saya pun berkelompok dengan siswa-siswi dari Al-azhar, President School, Yos Sudarso, Slamet Riyadi. Sekolah mereka memang sudah terkenal dibanding sekolah saya. Di seleksi ini setiap kelompok dituntut untuk membuat sesuatu dengan barang-barang yang sudah ditentukan oleh pantia yang dapat berguna dimasa depan. Saya ingat sekali ketika itu jurinya adalah ketua chapter Yayasan Bina Antar Budaya Karawang. Sungguh sangat tidak saya kira di tahap ketiga ini saya pun mendapatkan ranking satu, sujud syukur kepada Allah swt. Sekali lagi saya melihat senyum bahagia dari kedua orang tua saya.

Tahap selanjutnya yaitu tahap keempat. Pada seleksi ini hanya seleksi berkas saja. Berkas-berkas yang saya kumpulkan ketika akan mengikuti tes seleksi program ini akan diperiksa oleh pihak pengurus Yayasan Bina Antar Budaya Nasional di Jakarta.

Dua minggu kemudian, ketika saya sedang shalat Dhuha di mesjid, salah seorang teman say memanggil saya. Dia memberitahukan saya untuk menemui Pak dwi di ruang guru. Pak Dwi yaitu wakil ketua chapter Karawang. Lalu saya menghampiri Pak Dwi, dan beliau berkata : ‘ Selamat Fadhianisa saya mendapat email dari kantor pusat Yayasan Bina Antar Budaya bahwa kamu terpilih sebagai kandidat perwakilan Karawang untuk pertukaran pelajar ke Jepang selama dua minggu’. Sungguh saya pun tidak mengira.Alhamdulilah, sungguh saya pun ingin menangis karena sungguh ini diluar dugaan saya.

Dari Karawang terdapat empat calon, yaitu saya, Erna, Ferry, dan guru saya Ibu Dede. Saya,Erna, dan Ibu Dede dari sekolah yang sama, sedangkan Ferry dari President School. 66 orang dari Indonesia diberangkatkan ke Jepang, kandidat itu terpilih dari seluruh siswa-siswi dari sabang sampai merauke yang lulus pada seleksi demi seleksi. Tanggal 3 Desember 2008 saya, dan 65 kandidat lainnya diberangkatkan pukul 22:00 dari terminal D2 bandara Soekarno-Hatta.

posted under Academic | 1 Comment »

heyhoooo :D

July22

heyhooo.

my name is via..

and I’m a new student in IPB

I choose FEMA department

especially sains communication…

tommorow i’ll do exam

wish us luck !

thanks :)

posted under Academic | 4 Comments »